Matematika Dalam Quran & Veda Fahmi Hamzah

ISBN:

Published: February 1st 2011

Hardcover

186 pages


Description

Matematika Dalam Quran & Veda  by  Fahmi Hamzah

Matematika Dalam Quran & Veda by Fahmi Hamzah
February 1st 2011 | Hardcover | PDF, EPUB, FB2, DjVu, talking book, mp3, RTF | 186 pages | ISBN: | 10.43 Mb

Weda, sebagaimana halnya Al-Qur’an, asalnya adalah Wahyu Ilahi, berisikan ajaran kesucian yang diwahyukan oleh Tuhan Yang Maha Esa melalui para Maha Resi (rasul)-Nya, Insan-insan Yang Tercerahkan. Weda merupakan jiwa yang meresapi seluruh ajaranMoreWeda, sebagaimana halnya Al-Qur’an, asalnya adalah Wahyu Ilahi, berisikan ajaran kesucian yang diwahyukan oleh Tuhan Yang Maha Esa melalui para Maha Resi (rasul)-Nya, Insan-insan Yang Tercerahkan. Weda merupakan jiwa yang meresapi seluruh ajaran (syariat) Vedic Dharma (agama Weda). Weda, secara etimologi, berasal dari kata Vid (bahasa Sanskerta) yang artinya mengetahui atau pengetahuan.Kitab Suci Vedic Dharma (agama Weda) terbagi atas 2 bagian, Sruti dan Smrti.

Sruti adalah Weda yang sebenarnya (original) yang diterima melalui pendengaran, yang diturunkan sesuai periodesasinya dalam empat kelompok atau himpunan. Sedangkan, Smrti adalah Weda yang disusun kembali berdasarkan ingatan, yang penyusunannya didasarkan atas pengelompokan isi materi secara sistematis menurut bidang profesi. Dan dari hasil telaah penulis atas Weda, diketahui bahwa Weda mempunyai sistem kodetifikasi dengan sistem interlocking 21-nya. Brahman (Tuhan Yang Maha Esa) pastinya adalah Sang Matematikawan Terunggul yang tiada seorang pun setara dengan-Nya, Yang Maha Teliti atas segala sesuatu, Pencipta Yang Maha Tahu, yang dengan keagungan dan keperkasaan-Nya menurunkan kitab-kitab-Nya ke dunia tidak dengan tanpa pengawalan atau penjagaan.Melainkan, setiap kitab-Nya diturunkan-Nya dengan security system, berupa struktur kodetifikasi atau struktur matematika yang tiada mampu ditiru atau dibuat tandingannya oleh selain diri-Nya, dan sebagai pengejawantahan Zat-Nya Yang Maha Tersembunyi dari segala penglihatan dan pengetahuan makhluk.

Bahkan, simbol ke-Esa-an Tuhan juga tersirat dalam kitab-kitab yang dianggap apokrifa dan masih menjadi perdebatan sampai hari ini di kalangan Vedantist (pengikut Weda), yakni Allopanishad dan Bhavishya Purana.Tidak ada alasan ataupun keberatan bagi seorang Muslim untuk menolak eksistensi wahyu Ilahi yang diturunkan di Anak Benua India, dan kepada para utusan-Nya (Maha Resi) yang dibangkitkan di negeri Bharata (India). Al-Qur’an sendiri mewajibkan bagi setiap Muslim untuk beriman kepada semua utusan-Nya tanpa membedakan seorang pun di antara mereka, dan mengimani secara global kitab-kitab-Nya yang telah diturunkan kepada para utusan-Nya.

Begitupun sebaliknya, tidak ada alasan ataupun keberatan bagi seorang Vedantist (pengikut Weda) untuk tidak percaya kepada Al-Qur’an, karena ia adalah juga wahyu dari Sanghyang Tunggal yaitu Hyang Widhi Yang Maha Esa.Sistem interlocking yang terdapat dalam Weda dan Al-Qur’an yang saling bersinergis satu sama lain, adalah membuktikan bahwa ajaran kebenaran yang tertulis dalam Weda dan ajaran kebenaran yang tertulis dalam Al-Qur’an sama-sama berasal dari satu sumber, wahyu Tuhan Yang Maha Esa.



Enter the sum





Related Archive Books



Related Books


Comments

Comments for "Matematika Dalam Quran & Veda":


heartbeatsstudio.pl

©2009-2015 | DMCA | Contact us